Postingan

Menampilkan postingan dengan label Olahraga

MAKALAH RENANG

 MAKALAH RENANG  KATA PENGANTAR Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “RENANG “ Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR   DAFTAR ISI  BAB I PENDAHULUAN A.        Latar Belakang  B.         Rumusan Masalah C.         Tujuan BAB II PEMBAHASAN A.        Sejarah Renang  B.         Dasar Belaja...

Perkembangan Fungsional Tubuh

Secara fungsional, keadaan pisik anak mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Demikian pula fungsi organ-organ tubuh mengalami penyempurnaan yang cepat. Apabila kegiatan bermain lebih banyak dilakukan melalui aktivitas pisik diharapkan anak akan memiliki perkembangan fungsi organ-organ tubuh yang lebih baik sehingga perkembangan pisik semakin baik. 1.       Kesegaran Jasmani Kesegaran jasmani adalah kemampuan fungsional organ-organ tubuh untuk bekerja dengan baik tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Apabila pisik anak bugar atau sehat dinamis, anak akan mampu melakukan segala aktivitas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan, dan kelelahan itu cepat pulih kembali. Anak yang memiliki sehat dinamis akan memiliki daya tahan terhadap penyakit sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sesuai dengan tugas perkembangannya. 2.       Fungsi Kognitif Proses dan fungsi kognitif dalam diri anak menunjukkan bagaimana ...

Perkembangan Motorik

Perkembanagn motorik pada masa anak-anak sangat pesat, oleh karena itu pada masa anak-anak harus dikembangkan berbagai bentuk permainan yang mengutamakan kegiatan motorik sehingga kemampuan motoriknya dapat berkembang dengan baik. Bentuk-bentuk permainan yang mengutamakan kegiatan motorik di antaranya adalah; bermain kecepatan, kelincahan, kelenturan, keseimbangan, dan sebagainya. Kemampuan motorik merupakan gambaran dari salah satu kecakapan dalam melakukan bermacam-macam keterampilan dasar dan aktivitas pisik secar keseluruhan. Pada usia dini perlu diperkenalkan berbagai macam bentuk gerak dasar permainan yang sifatnya reflektif melalui kegiatan multilateral. Kegiatan bermain yang mengutamakan aktivitas pisik, sesuai dengan kebutuhan bergerak anak. Hal ini akan memperkaya pengalaman gerak yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi kemampuan dan perkembangan motorik anak.

Pertumbuhan Pisik

Pertumbuhan pisik pada masa anak-anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Puncak pertumbuhan pisik pada anak secara umum terjadi pada masa balita dan usia 10-14 tahun. Pada usia-usia tersebut tampak adanya perubahan pada panjang tulang dan membesar, penampilan pisik semakin sempurna dan proporsional. Melalui berbagai macam bentuk dan jenis permainan yang mengutamakan aktivitas pisik, akan merangsang pertumbuhan dan perkembangan pisik termasuk fungsi persendian akan semakin baik, yang pada akhirnya akan merangsang juga pertumbuhan pisik yang lebih cepat. Hal ini dapat kita amati bagaimana anak yang aktif mengalami pertumbuhan pisik yang pesat bila dibandingkan dengan anak yang mengalami kekurangan gerak.

Pemenuhan Keinginan Anak

Bigot mengemukakan bahwa “permainan memberikan kepuasan, kegembiraan dan kebahagiaan dalam kehidupan anak”. Permainan dipandang sebagai alat pendidikan yang sangat bernilai. Pada saat bermain, anak melakukan aktivitasnya dengan sungguh-sungguh, daya imajinasi dan fantasinya berkembang, padahal mereka sebenatnya melakukan aktivitas yang bukan sesungguhnya. Melalui kegiatan bermain dalam suatu permainan maka keinginan anak untuk memperoleh manfaat dengan; bergerak, berfantasi, berimajinasi, bergembira, dan berkreasi sesuai dengan minatnya dapat terpenuhi.Sebagai upaya untuk memberikan kesempatan pada anak untuk memenuhi kebutuhan bergeraknya maka selayaknya pada setiap lingkungan masyarakat harus tersedia sarana yang memadai untuk memenuhi kebutuhan bergerak ini. Konsekuensi dari kebutuhan bergerak anak ini maka diharapkan setiap sekolah dan lingkungan perumahan perlu disediakan tuang publik dan taman bermain untuk memenuhi kebutuhan anak, dan masyarakat pada umumnya.

Pengaruh Permainan Anak Kecil bagi Anak Didik

Beberapa bentuk dan jenis permainan kecil banyak kita jumpai terutama di kalangan anak-anak. Manfaat dari permainan kecil ini dapat memberikan pengaruh yang positif, terutama terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Apabila permainan kecil dilakukan dengan baik dan sesuai dengan kriteria tertentu, misalnya intensitas dan frekuensi bermain memadai maka akan banyak manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan tersebut, terutama dapat mempengaruhi pada pertumbuhan pisik dan perkembangan mental psikologis anak didik.

Perlunya Permainan Kecil bagi Anak

Perlunya Permainan Kecil bagi Anak Permainan kecil merupakan suatu bentuk kegiatan bermain yang sangat diperlukan oleh anak-anak. Permainan kecil adalah suatu bentuk permainan yang tidak memiliki ketentuan yang baku, baik mengenai peraturan permainannya, peralatan yang dipergunakan, ukuran lapangan, maupun waktu untuk melakukannya. Beberapa bentuk permainan yang banyak dilakukan anak-anak, dengan mengunakan beberapa peraturan yang sederhana, mudah dimengerti, mudah dilaksanakan, dan memiliki manfaat dalam mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan anak. Dalam konteks waktu senggang, permainan juga dapat dipandang sebagai kegiatan rekreasi, yaitu suatu kegiatan dalam upaya memanfaatkan waktu senggang yang dimiliki seseorang sebagai perimbangan dari kesibukannya melakukan aktivitas sehari-hari. Permainan dianggap sebagai upaya untuk memperoleh kesibukan serta membangkitkan fantasi anak-anak, di samping untuk memperoleh kegembiraan dan kepuasan bagi orang yang melakukannya. Beberapa alas...

Kebutuhan Bergerak Anak

Herbert Spencer yang terkenal dengan teori surplus energinya mengemukakan bahwa “permainan merupakan upaya penyaluran kelebihan tenaga pada anak-anak maupun orang dewasa termasuk binatang”. Dengan adanya waktu senggang yang sangat banyak di kalangan anak-anak maka mereka membutuhkan penyaluran tenaga yang relatif berlebihan. Anak-anak belum memiliki tugas dan kewajiban sebagaimana orang dewasa, mereka memiliki tugas untuk belajar dan mengenal lingkungannya. Sedangkan mereka masih memiliki banyak tenaga yang belum tersalurkan. Oleh karena itu, maka pada saat ini anak-anak perlu mendapat perhatian untuk memenuhi kebutuhan bergerak anak. Berbagai aktivitas pisik dilakukan anak dalam suasana bermain. Biasanya anak yang sehat tidak mau hanya berdiam diri saja, setiap ada kesempatan untuk bergerak maka anak akan selalu melakukan aktivitas pisik. Baik dilakukan hanya seorang diri, apalagi ada temannya. Maka, anak tidak akan mau diam mereka selalu ingin bergerak dan berperilaku aktif.

Pengertian dan Tujuan Permainan Kecil

Permainan kecil bagi anak tampaknya sering kita lihat sehari-hari, bahkan pada waktu kecil kita pernah merasakan bagaimana suatu permainan dilakukan. Apabila kita amati, misalnya seorang anak mengajak temannya bermain “mari kita bermain perang-perangan” dari pernyataan tersebut kita akan mengerti bahwa anak tersebut mengajak untuk bermain suatu permainan yang memiliki batasan dan tempat tertentu. Permainan merupakan alat untuk mempelajari fungsi hidup sebagai persiapan untuk menghadapi kehidupan yang sebenarnya. Carl Bucher mengemukakan bahwa “permainan telah lama dikenal oleh anak-anak dan orang tua karena mampu menggerakkan mereka untuk berlatih, bergembira dan rileksasi”. Permainan merupakan salah satu komponen utama dalam setiap program pendidikan jasmani, oleh karena itu setiap guru pendidikan jasmani harus mengenal secara mendalam tentang seluk beluk permainan. Salah satu pakar pendidikan yaitu Johan Huizinga, mengemukakan bahwa pada hakikatnya bermain memiliki ciri-ciri utama...