Sabtu, 13 Juni 2026

Contoh Soal Keperawatan Gerontik Materi Konsep Dasar Keperawatan Gerontik Beserta Jawabannya


1.

Keperawatan gerontik adalah pelayanan keperawatan yang berfokus pada...
A. Anak-anak
B. Remaja
C. Lansia
D. Ibu hamil

Jawaban: C

2.

Menurut UU No. 13 Tahun 1998, seseorang dikatakan lansia apabila berusia...
A. ≥ 45 tahun
B. ≥ 50 tahun
C. ≥ 55 tahun
D. ≥ 60 tahun

Jawaban: D

3.

Ilmu yang mempelajari proses menua disebut...
A. Pediatri
B. Gerontologi
C. Psikiatri
D. Epidemiologi

Jawaban: B

4.

Ilmu yang mempelajari penyakit pada lansia disebut...
A. Geriatri
B. Obstetri
C. Gerontologi
D. Neurologi

Jawaban: A

5.

Tujuan utama keperawatan gerontik adalah...
A. Menyembuhkan seluruh penyakit lansia
B. Meningkatkan kualitas hidup lansia
C. Mengurangi jumlah lansia
D. Menghilangkan proses penuaan

Jawaban: B

6.

Teori yang menyatakan penuaan terjadi akibat kerusakan sel oleh radikal bebas adalah...
A. Teori Aktivitas
B. Teori Disengagement
C. Teori Radikal Bebas
D. Teori Imunitas

Jawaban: C

7.

Tahap perkembangan psikososial lansia menurut Erikson adalah...
A. Trust vs Mistrust
B. Identity vs Role Confusion
C. Integrity vs Despair
D. Intimacy vs Isolation

Jawaban: C

8.

Perasaan puas terhadap kehidupan yang telah dijalani disebut...
A. Despair
B. Integrity
C. Isolation
D. Anxiety

Jawaban: B

9.

Proses menua merupakan proses yang...
A. Dapat dicegah
B. Tidak dapat dihindari
C. Selalu menyebabkan penyakit
D. Terjadi mendadak

Jawaban: B

10.

Perubahan yang terjadi akibat penuaan bersifat...
A. Reversibel
B. Permanen dan progresif
C. Mendadak
D. Akut

Jawaban: B

Jumat, 12 Juni 2026

Understanding Islamic Accounting: Definitions, Principles, and Conceptual Framework


Islamic accounting is a discipline of accounting where the process of recording, classifying, and summarizing transactions is based on rules established by Allah SWT. Unlike conventional accounting, which is rooted in economic rationalism aimed at maximizing personal profit, Islamic accounting is oriented toward social welfare while adhering to ethical laws derived from the *Al-Qur'an* and *As-Sunnah*.


**Islamic Foundations in Accounting**


In the practice of Islamic accounting, every transaction must align with Islamic principles, which consist of three main pillars:

* **Aqidah:** The foundation of faith and belief for a Muslim.

* **Shariah:** The fundamental legal rules governing life activities, including the realm of *muamalah* (human-to-human relationships).

* **Akhlaq:** Moral behavior that regulates the relationship between humans and Allah, among fellow human beings, and with the environment.


**Sources of Law and Maqashid Shariah**


The determination of law in Islamic transactions refers to the hierarchy of Islamic legal sources: the *Al-Qur'an*, *As-Sunnah*, *Ijma'* (scholarly consensus), and *Qiyas* (analogy). The primary objective of these laws, known as *Maqashid Shariah*, is to protect five essential aspects: religion, soul, intellect, lineage, and property. For instance, the prohibition of *riba* (usury), *maisir* (speculation), and *gharar* (uncertainty) is intended to protect property and uphold justice for all parties.


**Principles and Characteristics of Islamic Transactions**


Transactions in Islamic accounting must fulfill five key principles: **brotherhood (*ukhuwah*)**, **justice**, **welfare (*maslahah*)**, **balance**, and **universality (*rahmatan lil 'alamin*)**. Furthermore, in the Islamic view, money is considered a measurement tool for value, not a commodity that can be traded to gain additional profit without risk.


**Islamic Financial Statements**


Generally, the components of Islamic financial statements share similarities with conventional ones, but they include additional specific elements that reflect the social function of Islamic institutions, namely:

1. **Report on the sources and use of Zakat funds.**

2. **Report on the sources and use of benevolent funds (*dana kebajikan*).**

3. **Reconciliation of revenue and profit-sharing** (specifically for Islamic banking).


These financial statements are prepared using the accrual and going concern assumptions, with an exception for profit-sharing calculations, which utilize the *cash basis* principle to ensure fairness and transparency for fund providers.

Materi Keperawatan Dasar



**1. Tantangan Dunia Kesehatan**

Dunia kesehatan saat ini menghadapi tuntutan masyarakat yang menginginkan pelayanan berkualitas tinggi namun dengan biaya yang terjangkau. Hal ini menempatkan perawat sebagai garda terdepan dalam pelayanan. Tantangan lainnya adalah kesenjangan perkembangan IPTEK antara negara maju dan berkembang, serta kebutuhan akan tenaga kesehatan yang terus meningkat seiring pembangunan fasilitas rumah sakit.


**2. Falsafah dan Paradigma Keperawatan**

Perawat harus memiliki nilai-nilai keperawatan (*caring*) sebagai pedoman tindakan. Paradigma keperawatan mencakup empat unsur utama:

*   **Manusia:** Dipandang sebagai makhluk yang utuh (bio-psiko-sosio-kultural-spiritual) dan sasaran utama asuhan keperawatan.

*   **Lingkungan:** Segala faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kondisi manusia.

*   **Sehat-Sakit:** Kondisi keseimbangan atau ketidakseimbangan fungsi normal tubuh.

*   **Keperawatan:** Pelayanan profesional yang diberikan untuk membantu individu maupun masyarakat dalam mencapai kesejahteraan.


**3. Teori Keperawatan sebagai Landasan Praktik**

Teori keperawatan bukan sekadar konsep teoretis, melainkan dasar dalam melakukan penelitian dan pengambilan keputusan klinis. Dengan adanya teori, praktik keperawatan terus berkembang, contohnya perubahan metode perawatan luka dari cara konvensional ke metode modern yang lebih efektif berdasarkan riset.


**4. Kebutuhan Dasar Manusia (Abraham Maslow)**

Teori *Maslow* menjelaskan bahwa manusia memiliki lima tingkat kebutuhan hierarkis yang harus dipenuhi agar tetap sehat secara fisik dan mental:

*   **Fisiologis:** Kebutuhan paling dasar seperti oksigen, makanan, minuman, dan istirahat.

*   **Keamanan dan Keselamatan:** Rasa aman dari bahaya fisik dan psikologis.

*   **Kasih Sayang:** Hubungan harmonis dan rasa saling mencintai.

*   **Harga Diri:** Kebutuhan untuk dihargai dan memiliki kepercayaan diri.

*   **Aktualisasi Diri:** Puncak kebutuhan untuk mencapai potensi maksimal diri.


### Tugas Mahasiswa

Mahasiswa diminta untuk membuat rangkuman mengenai teori kebutuhan dasar manusia menurut *Abraham Maslow* dan *Virginia Henderson*, serta mempelajari implikasi dari teori-teori keperawatan tersebut dalam konteks masa pandemi.

Perawat perlu mempelajari teori *Virginia Henderson* karena teori ini memberikan kerangka kerja yang komprehensif dan sistematis untuk memberikan asuhan keperawatan yang berpusat pada pasien. Berikut adalah alasan utama mengapa teori ini sangat penting dalam praktik keperawatan:


*   **Peningkatan Kemandirian Pasien:** Henderson mendefinisikan peran unik perawat sebagai upaya membantu individu, baik sakit maupun sehat, untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang menunjang kesehatan atau pemulihan (atau kematian yang damai) yang akan mereka lakukan sendiri jika mereka memiliki kekuatan, kemauan, atau pengetahuan yang cukup.

*   **Kerangka Kerja 14 Kebutuhan Dasar:** Teori ini menyediakan panduan berupa 14 komponen kebutuhan dasar manusia. Kerangka ini memudahkan perawat dalam melakukan pengkajian klinis secara menyeluruh, yang meliputi aspek:

    1. Bernapas dengan normal.

    2. Makan dan minum dengan cukup.

    3. Membuang kotoran tubuh (eliminasi).

    4. Bergerak dan mempertahankan posisi yang diinginkan.

    5. Tidur dan istirahat.

    6. Memilih pakaian yang tepat.

    7. Mempertahankan suhu tubuh dalam rentang normal.

    8. Menjaga kebersihan tubuh dan kerapian.

    9. Menghindari bahaya lingkungan dan mencederai orang lain.

    10. Berkomunikasi dengan orang lain untuk mengekspresikan emosi, kebutuhan, dan ketakutan.

    11. Beribadah sesuai keyakinan.

    12. Bekerja dengan rasa puas.

    13. Bermain atau berpartisipasi dalam rekreasi.

    14. Belajar, menemukan, atau memuaskan rasa ingin tahu yang mengarah pada perkembangan kesehatan.

*   **Pendekatan Holistik:** Dengan menggunakan teori ini, perawat tidak hanya berfokus pada penyakit atau kondisi medis pasien, tetapi melihat pasien sebagai individu yang utuh secara fisik, mental, dan sosial.

*   **Otonomi Profesional:** Teori Henderson menegaskan bahwa keperawatan memiliki peran unik dan otonom. Perawat bekerja sebagai mitra bagi pasien, bukan sekadar pelaksana instruksi medis, untuk membantu pasien kembali ke kondisi mandiri.

*   **Dasar Pengambilan Keputusan Klinis:** Memberikan arah yang jelas bagi perawat dalam merumuskan diagnosa keperawatan, merencanakan intervensi yang spesifik, serta mengevaluasi perkembangan kondisi pasien berdasarkan pencapaian kemandirian mereka.

Entri yang Diunggulkan

20 judul penelitian Farmasi

Berikut: Analisis Perbedaan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi pada Pasien Usia Produktif dan Lansia di Puskesmas X Uji Efektivitas...