Minggu, 15 September 2013

Penggunaan Pestisida Berlebihan di Putusibau


Pestisida secara harfiah berarti pembunuh hama, berasal dari kata pest dan sida. Pest meliputi hama penyakit secara  luas, sedangkan sida berasal dari kata “caedo” yang berarti membunuh. Pada umumnya pestisida, terutama pestisida sintesis adalah biosida yang tidak saja bersifat racun terhadap jasad pengganggu sasaran. Tetapi juga dapat bersifat racun terhadap manusia dan jasad bukan  target  termasuk tanaman, ternak dan organisma berguna lainnya.
Di kalimantan Barat sendiri penggunaan pestisida sudah lama digunakan dan mencemari sungai-sungai terutama sungai kapuas, sungai yang sudah tidak aman lagi untuk diminum bahkan juga untuk mandi,sebagaimana kita ketahui bahwa kalimantan barat terkenal dengan seribu sungai. Ini disebabkan kurang adanya penyuluhan dari pemerintah ke masyrakat tentang penggunaan pestisida , apalagi kita ketahui banyak sekali kebun-kebun masyrakat yang dekat sekali dengan sungai terutama di kota putusibau.

Sampah Di Kota Pontianak


Sampah sampah di kota pontianak sudah sangat meresahkan warga dikarenakan tempat pembuangan nya yang belum juga tertata rapi dengan bau yang sangat menggangu serta masih kurang nya kesadaran masyrakat akan sampah, membuat masyrakat membuang sampah tidak pada tempatnya, contoh : sungai, parit, tepi jalan
Dampak negatif sampah :
  • Dampak terhadap Kesehatan. 
Lokasi dan pengelolaan sampah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkontrol) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menjadi sumber penyebaran penyakit. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah terjangkitnya penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum, penyakit demam berdarah dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai.
  • Dampak terhadap Keadaan Sosial dan Ekonomi
Dampaknya akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat, bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena sampah bertebaran dimana-mana. Pembuangan sampah padat ke badan air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan, jembatan, drainase, dan lain-lain. Infrastruktur lain dapat juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang tidak memadai, seperti tingginya biaya yang diperlukan untuk pengolahan air. Jika sarana penampungan sampah kurang atau tidak efisien, orang akan cenderung membuang sampahnya di jalan. Hal ini mengakibatkan jalan perlu lebih sering dibersihkan dan diperbaiki.

Kebakaran Hutan Di Kubu Raya


Kebakaran lahan di Kalimantan Barat, semakin meluas. Insiden ini terjadi hampir di setiap saat di beberapa lokasi berbeda. Namun, kabut asap dari kebakaran lahan belum menganggu aktivitas penerbangan.”Di Rasau Jaya (Kabupaten Kubu Raya) setiap hari selalu terjadi kebakaran lahan, tapi lokasinya masih jauh dari Bandara (Supadio),” kata Kepala Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Manggala Agni) Daerah Operasional Pontianak dan Singkawang Junaidi.
Lokasi kebakaran lahan berada di Kota Pontianak dan sekitarnya. Kejadian ini berlangsung sporadis dan dalam waktu yang hampir bersamaan di setiap lokasi. Pemicu kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembukaan lahan pertanian.
Dampak Kebakaran Hutan Terhadap Sosial, Budaya dan Ekonomi :
1)   Hilangnya sejumlah mata pencaharian masyarakat di dan sekitar hutan
2)   Terganggunya aktivitas sehari-hari
3)   Peningkatan jumlah Hama
4)   Terganggunya kesehatan
5)   Produktivitas menurun

Spesies Flora dan Fauna Borneo


Di Kalimantan Barat terdapat berbagai flora dan fauna yang memperkaya pulau Kalimantan, terutama Kalimantan Barat.
ORANG UTAN

Orang Utan
Orang utan merupakan salah satu fauna yang ada di Kalimantan Barat. Fauna ini termasuk fauna yang terancam kepunahannya, karena adanya perburuan liar yang terjadi. Sekarang ini, sering terjadi penebangan hutan secara liar, sehingga menyebabkan orang utan sulit untuk mendapatkan tempat tinggal yang menetap dalam kehidupannya, serta sulit dalam mencari makanannya karena pohon-pohon yang sudah di tebang.

Tubuh orang utan tergolong besar, memiliki tubuh sekitar 110-140cm, sedangkan beratnya sekitar 50kg. makanan orang utan berupa buah-buahan.
Beruang Madu Hilang, Tinggal Bear Brand


New - Bear Brand vs Old - Beruang Madu
Beruang madu merupakan salah spesies hewan yang ada di Kalimantan Barat. Beruang madu ini, merupakan spesies beruang terkecil dari spesies beruang lainnya. Kini, beruang madu yang ada, sudah mulai punah. Ini terjadi karena aktifitas manusia dalam memperdagangkan beruang, sehingga hewan tersebut mendapat perlindungan Undang-Undang.

Beruang madu suka untuk mematahkan cabang-cabang pohon untuk membuat sarangnya. Ketika dilahirkan, beruang madu akan tetap tinggal disarangnya sampai mereka dapat berjalan sendiri untuk mencari makanan, tetapi jika sudah dapat berjalan sekitar 2 tahun, mereka sudah dapat hidup mandiri dan mencari makanannya sendiri.

Ketika kita bertemu dengan beruang madu, kita jangan berjalan maju karena dengan begitu beruang tersebut akan merasa ditantang. Tetapi, yang kita tindakan kita seharusnya berjalan mundur agar tidak diganggu serta merasa ditantang.
Burung Enggang Gading
 

Enggang Gading

Burung Enggang Gading merupakan burung yang menjadi fauna khas Kalimantan Barat, dan terdapat tugu burung tersebut didaerah Kalimantan Barat. Burung dijadikan sebagai simbol budaya dan organisasi bagi masyarakat yang ada di Kalimantan Barat. Dapat dijadikan simbol tersebut karena ukuran kepala dan paruhnya yang besar, tebal, dan kokoh.

Burung Enggang selalu bertengger di pohon-pohon yang tinggi dan mengeluarkan suara dan hempasan sayap yang kuat.


Anggrek Hitam
 
Anggrek Hitam
Anggrek hitam merupakan salah satu flora yang ada di Kalimantan Barat. Dapat ditemukan spesies flora ini di daerah Bukit Kelam, Kalimantan Barat. Flora jenis ini dinamakan Anggrek Hitam karena memiliki lidah yang berwarna hitam dan sedikit berwarna hijau yang bergaris-garis serta berbulu. Flora jenis ini juga merupakan flora khas Kalimantan Barat. Flora ini belum dikatakan langka, karena masih banyaknya orang yang memperdagangkan jenis flora ini, sehingga kita harus tetap melestarikan Anggrek Hitam ini sebelum mengalami kepunahan.




Entri yang Diunggulkan

SOAL KEPERAWATAN GERONTIK Tanda-Tanda Vital

 Tanda-Tanda Vital 1. Suhu tubuh normal orang dewasa adalah... A. 34–35°C B. 36,5–37,5°C C. 38–39°C D. 40–41°C Jawaban: B 2. Alat u...