Postingan

DAFTAR PUSTAKA

Anggraeni, D. M. & Saryono. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif dalam Bidang Kesehatan. Nuha Medika: Yogyakarta Dharma, Kelana Kusuma. 2011. Metodologi Penelitian Keperawatan (Panduan Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Jakarta : Trans Info Media. Hardhi, Amin. 2013. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA jilid 1. Yogyakarta : Mediaction Publishing. Hartono, Andry. 2006. Terapi Gizi Dan Diet Rumah Sakit. Jakarta : EGC. Heart failure numbers to increase by nearly 40 percent in next 15 years. http://blog.heart.org/heart-failure-numbers-to-increase-by-nearly-40-percent-in-next-15-years/ (diakses tanggal 1 Desember 2015) Jaski, Brian E. 2015. The 4 Stages Of Heart Failure . California : Cardiotext Publishing. Lingkungan Sehat, Jantung Sehat http://www.depkes.go.id/article/view /201410080002/lingkungan-sehat-jantung-sehat.html#sthash.Wf00bqLp.dp uf (diakses tanggal 3 Desenber 2015) Muttaqin, Arif.2012. Buku Aja...

Etik Penelitian

Pelaku penelitian atau peneliti dalam menjalankan tugas meneliti atau melakukan penelitian hendaknya memegang teguh sikap ilmiah serta berpegang teguh pada etika penelitian, meskipun mungkin penelitian yang dilakukan tidak akan merugikan atau membahayakan bagi subjek penelitian (Notoatmodjo, 2010). Secara umum, terdapat empat prinsip utama dalam etika penelitian & keperawatan (Dharma, 2015) : 1.       Menghormati hakekat dan martabat manusia ( respect for human dignity ). Penelitian ini harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Subjek memiliki hak asasi dan kebebasan untuk menentukan pilihan ikut atau menolak penelitian ( autonomy ). Tidak boleh ada paksaan atau penekanan tertentu agar subjek bersedia ikut dalam penelitian. Sebagai ungkapan, peneliti menghormati harkat dan martabat subjek penelitian, maka peneliti sebaiknya mempersiapkan formulir persetujuan ( inform concent ) yang mencakup: a)      ...

Metode Pengumpulan Data

Pada penelitian ini peneliti melakukan beberapa tahap pengumpulan data yang berhubungan dengan tujuan penelitian, variabel yang akan diukur dan instrumen yang digunakan, yaitu : 1.     Observasi sistematis Observasi adalah pengumpulan data melalui pengamatan langsung terhadap aktivitas responden atau partisipan yang terencana, dilakukan secara aktif dan sistematis. Pengumpulan data ini dilakukan dengan cara perawat yang datang ke bangsal secara terencana dengan tujuan mengamati perilaku perawat dalam berinteraksi dengan pasien dan membawa pedoman perilaku yang harus diamati. Pada metode ini observer memfokuskan pengamatan pada aspek yang tercantum pada pedoman observasi, sehingga informasi yang dihasilkan dari pengamatan lebih terarah, spesifik dan mendalam pada aspek-aspek yang ingin diketahui. 2.     Wawancara Wawancara adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara berinteraksi, bertanya dan medengarkan apa yang disampaikan secara l...

Partisipan

Jumlah kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 (dua) pasien dengan gagal jantung kongestif. Metode pengambilan kasus dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu pengambilan kasus sesuai dengan tujuan penelitian. Partisipan dalam penelitian ini adalah pasien dengan gagal jantug kongestif yang dirawat di Rumah Sakit Umum Santo Vincentius Singkawang dan memenuhi kriteria inklusi sebagai berikut: 1.     Terdiagnosa oleh dokter menderita gagal jantung kongestif 2.     Pasien dan keluarganya bersedia pasien menjadi subjek penelitian. 3.     Dirawat inap minimal selama 3 hari untuk melakukan sauhan keperawatan

Jenis dan Desain Penelitian

Gambar
Desain penelitian adalah rencana penelitian yang disusun sedemikian rupa, sehingga peneliti dapat memperoleh jawaban terhadap pertanyaan penelitian. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Dalam penelitian kualitatif ini, peneliti mencoba mengetahui bagaimana asuhan keperawatan yang tepat pada pasien dengan gagal jantung kongestif di Rumah Sakit Umum Santo Vincentius Singkawang.

Konsep Asuhan Keperawatan

1.     Pengkajian Pengkajian pada klien dengan gagal jantung merupakan salah satu aspek penting dalam proses keperawatan. Hal ini penting untuk merencanakan tindakan selanjutnya. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu di kaji pada klien dengan gagal jantung : a.     Anamnesis 1)    Keluhan Utama Keluhan yang paling sering menjadi alasan klien untuk meminta pertolongan kesehatan adalah : dispnea, kelemahan fisik, dan edema sistemik. 2)    Riwayat Penyakit Sekarang Pengkajian yang didapat dengan adanya gejala-gejala kongesti vaskular pulmonal adalah dispnea, ortopnea, dispnea nokturnal paroksimal, batuk, dan edema pulmonal akut. Pada pengkajian dispnea (dikarakteristikan oleh pernapasan cepat, dangkal dan sensasi sulit dalam mendapatkan udara yang cukup menekan klien) apakah mengganggu aktivitas lainnya  seperti keluhan tentang insomnia, gelisah atau kelemahan yang disebabkan oleh dispnea. 3)    Riwayat Penyak...